CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 31 Juli 2015

Dear You: Demi Apa? Demikian Aku Mencintaimu


Judul: Dear You
Penulis: Moammar Emka
Editor: Christian Simamora
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit: 2012 (cetakan ketiga)
Tebal: 382 halaman

"Seberapa jauh aku bisa bersembunyi tanpa mengingatmu? Sepertinya aku tak mampu melakukannya."

Ah, sudah lama mengidamkan buku ini, sudah lama juga menamatkannya, tapi sama sekali tak keberatan membacanya ulang demi review ini. Sungguh, bagaimana mengatakannya ya, buku ini terbilang frontal, hati-hati terseret, apalagi sampai baper. Haha. Suka diksinya yang tak biasa, tapi sungguh mengena. Merah jambu sampai biru legam.
"Jarak terkadang lebih indah karena ada jeda dan memberi ruang rindu yang luas bagi hadir sang cinta nanti."
"Karena kata hanya perantara, tak bisa seutuhnya. Biarkan rasa yang bicara dari kedalamannya, detik ini. Masih. Rindu ini, untukmu."
"Mulailah belajar melupakanku. Jika tidak mampu, biasakanlah mencintaiku."
Buku ini berisi kumpulan prosa yang dipersembahkan untuk cinta, demi cinta, dan kepada cinta. Sejumlah cinta, rindu, gerimis, hujan, dan senja dipaparkan. Kadang ada bagian-bagian yang ringan, mudah dicerna. Namun, kadang juga ada bagian-bagian yang perlu dibaca pelan-pelan baris demi baris, perlu dieja ulang dari awal untuk memahami maknanya. Ungkapan-ungkapan yang digunakan terkadang ada yang kocak juga xD
"Galau itu sebagian dari rindu. Kalau berlangung terus menerus hubungi rumah sakit terdekat."
"Kangen itu mirip kebelet buang air besar. Makin ditahan, makin blingsatan."
"Penemuan bersejarah di hidupku itu ya kamu. Selamanya ingin kumuseumkan di hati."
Aku selalu jatuh cinta dengan pagi. | "Kalau sama aku?" | "Bentar, bentar. Aku cek isi hati dulu."
Ada banyak banget kutipan favorit dari buku ini. Entah emang karena suka, entah tersindir, entah terjleb-jleb. Haha. Udah usaha mengurangi jumlahnya tapi ternyata masih tetep banyak. Maafkeun. Kalau kalian merasa ini spoiler, jangan dibaca selanjutnya.

Jumat, 24 Juli 2015

Bebas Tugas


It's almost two years, rite?
Melegakan juga akhirnya amanah yang satu itu sebentar lagi berakhir.
Dulu, ada kalanya merasa frustasi saat orang-orang tak lagi peduli, saat-saat ter(di)abaikan.
Dulu, menjatuhkan harga diri satu dua kali bukan perkara mudah.
Pernah mencoba tak peduli, tapi pada kenyataannya tetap tidak bisa tidak mengacuhkan kalian, tetap tidak bisa tidak memikirkan nasib kalian akibat ketidakpedulian yang tidak bertanggung jawab.
Kata orang-orang amanah memang tidak pernah salah memilih pundak.

Terima kasih buat kamu semua yang sudah membuatku tidak merasa sendirian mengemban amanah ini, terima kasih sudah bersedia direpotkan, terima kasih.
Ternyata masih ada orang-orang yang peduli, orang-orang yang bisa diandalkan, orang-orang yang bersedia meluangkan waktunya. 
Sungguh, terima kasih.

Maaf jikalau selama ini kinerjanya kurang memuaskan.
Maaf jika pernah melewatkan apresiasi atas nama kalian.
Semoga hal-hal baik yang sudah kita lakukan dibalas oleh Allah SWT.
Semoga sukses buat kita semua.
Semangat buat skripsinya. Insya Allah kita wisuda Oktober 2015 :))

Kamis, 16 Juli 2015

Amnesia

"It's hard to hear your name when I haven't seen you in so long." - 5SOS
Alumni SDN Sungai Besar 2 Tahun 2005 

Udah lewat satu dekade. Luar biasa rajin emang angkatan ini ngadain buka bersama. Udah 5 kali buka bersama, baru tahun ini yang rame banget pengikutnya. Bahkan ga sengaja barengan sama kakak kelas SD, katanya. Aku mah udah ga inget lagi muka kakak kelas SD, mereka ada aja yang inget. Bahkan muka mereka aja aku ga terlalu inget lagi. Hahaha. Gomen. Kalo sering ga ketemu emang bawaannya amnesia :p


Ga semua ikut foto kemaren. Ada yang kerja, ada yang pulang duluan. Totalnya 40-an orang deh rasanya yang ikut. Banyak muka-muka yang *maaf* terlupakan, apalagi kalo yang dulu beda kelas. But, it's really nice to meet you again, sincerely. Talkin' about anything. Dari hal yang penting sampai yang absurd. Ada yang ngungkit-ngungkit masa lalu pula. Hahaha.

People not remember days, they remember moments.

Segala emosi berhamburan waktu ketemu mereka. Bagaimana rasanya? Ketemu orang yang dulu pernah buat kamu nangis waktu sepedamu dipinjem kelas 2 SD. Bagaimana rasanya? Ketemu orang yang rela membuatmu pertama kali memberi sontekan atas nama teman. Bagaimana rasanya? Ketemu orang yang dulu kamu ceritakan bisa buat nilai mengarang cerpen Bahasa Indonesiamu 95. Bagaimana rasanya? Ketemu orang yang dulu pernah jadi rivalmu bukan halnya dalam akademik aja, tapi juga percintaan. Wkwkk.

Funny, huh? Aku ga yakin mereka inget. That's all so-old-stories, yang mungkin hanya tersimpan di memori otakku. Dan kadang menyebalkannya punya ingatan bagus itu kalo ada hal-hal yang sebenernya pengen kamu lupain tapi ga bisa. Aaaa. Bagaimana perasaanmu ketika bertemu orang yang dulu pernah you-have-a-crush-on?
"I wish that I could wake up with amnesia and forget about the stupid little things." - 5SOS

Rabu, 15 Juli 2015

Night Changes

"We're only getting older, baby. Even when the night changes, it will never change me and you." - 1D

9/10. It's getting hard, chance to meet all of you, tens. Tapi, tetep saat-saat bisa ketemu kalian diusahain pake banget. Udah ngosongin tanggal dari jauh-jauh hari. Makasih buat yang kemaren baru nyentuh Banjarbaru langsung rela diculik ke Shaza. Well, walaupun Ipeh ga ikut, setidaknya namanya nampang *ehh xD

Ada yang udah kerja, ada yang sibuk koas, ada yang sibuk nyekrip, ada yang sibuk kkn. Semangat semuanyah. Semoga sukses buat kita semua. Ditunggu acara ngumpul berikutnya :))
"Kurun pertemuan kita boleh memendek bahkan terputus. Tapi rinduku tetap memanjang dan mengikat senja." - Dear You

Minggu, 05 Juli 2015

Jangan Lupa Bahagia

"Bimbingan itu ga melulu harus ada progress, ngobrol-ngobrol juga bisa."
Buka.bersama.di.rumah.baru. Suatu obrolan iseng yang pernah dibahas di grup wa kelas. Kemudian kapan hari salah satu temen membuka obrolan masalah bukber tadi pas bimbingan. Eh, ternyata beneran ditanggapin serius sama dosen yang kebetulan juga dosen PA kelas ini :D Sebagai temen sebimbingan yang baik, kecipratan deh melanjutkan obrolan di hari berikutnya. Jadilah hari itu bimbingan terlama sepanjang sejarah bimbingan. Nyaris setengah jam awal ngomongin konsumsi sama alamat. Wkwkk.

Hari H pun tiba. Karena berbagai alasan, cuma 19 orang yang bisa ikut meramaikan bukber 4KS1 ini. Alhamdulillah jadi juga, walaupun sempat ketunda sehari. Setidaknya muka-muka anak bimbingan beliau ini terselamatkan. Haha.

Bang Zafran <3 <3
A child can teach an adult three things: to be happy for no reason, to always be busy with something, and to know how to demand with all his might that which he desires.
—  Paulo Coelho 
Terima kasih buat bapak dosen dan istri, juga anak-anaknya. Makasih buat semuanya. Maaf kami merepotkan dan (agak) setengah maksa bukbernya :x 


PS: Ketika disibukkan dengan tugas akhir, jangan lupa bahagia. Regards, tha :)