CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 30 September 2015

Ayah, Mengapa KS Berbeda?

Ah, hari eksekusiku sudah lama berlalu (08/09/2015). Sedikit banyak terjatuhkan. Kata narasumber, udah biarin aja, tapi susah memang menjadi orang bergolongan darah A. Ga bisa ga dipikirin. Haha.
Jurusan kamu apa? Komputasi Statistik? Yakin? Bukan Statistik Komputasi? Jleb.
Ah, skripsiku memang susah diterima. Bagaimana menjelaskannya ya. Dijelasin secara komputasi terlalu klasik, dijelasin secara statistik ga banyak orang yang mengerti. Jadi? Yaudahlah. Gapapa orang Otista ga ketemu benang merahnya, gapapa. It's okay, you've tried.

Beginilah nasib orang komputasi yang jauh lebih dominan statistiknya saudara-saudara. Jadi, buat adek-adek yang milih jurusan nanti, lebih hati-hati ya, jangan ikuti kata orang, ikuti kata hati sendiri. Hidup itu terkadang singkat, jalani apa yang bener-bener kamu sukai, seriously.
"Setelah dipikir-pikir dan dijalani ternyata yang paling sulit itu bukan menghadapi kenyataan, tapi menghadapi persepsi orang lain terhadap kita." — Alia Anoviar
Well, so true. Persepsi. orang. lain. terhadap. kita. Lama-lama bisa gila sendiri memang menghadapinya. Makanya kadang aku mencoba menyusutkan ekspektasi orang-orang yang terlalu tinggi terhadap diriku. Takut mengecewakan. Tapi pada akhirnya, bener-bener mengecewakan T.T Maafkan saya pak dosbing. When the right time comes, I will tell you everything. Hal-hal yang tak terkatakan, entah waktu bimbingan, entah waktu sidang. Ada hal-hal yang belum boleh saya katakan sekarang. Someday, maybe you will know. I'm really really sorry. Thanks for your concern all this time :')

Sabtu, 05 September 2015

Third Step: Panic!

Senin lalu (31/08), di saat temen-temen pada bimbingan, malah asik berkeliaran di lantai Harga. Masih galau baiknya dibawa ke mana analisis si sekrip. Setelah dapet lumayan pencerahan, ceritanya mau rombak total alurnya, tapi sore itu langsung panik dibilangin jadwal sidang dimajuin jadi tanggal 8, padahal awalnya tanggal 11. Duh, tiba-tiba sakit perut, ga konsen lagi mau ngapain. Tulisan masih banyak kurangnya, aplikasi masih ada yang perlu dibenerin, analisis masih abstrak. Ah, pusing pala dedek.

Alhasil, berdarah-darah ngejar deadline ngumpulin tulisan 'ala kadarnya' Jumat kemaren. Paginya udah seneng penguji 1 bilang di email aja. Eh tau-tau satu jam berikutnya pengujiku diganti. Ya Allah. Mana printerku sempat bermasalah hari itu. Salah ngeprint berkali-kali, padahal harusnya pagi itu ada janji latihan presentasi sidang sama dosbing. Maafkan saya pak *bow. Latihan pun diundur senin besok.

Ya Allah, berasa banget kemaren ujiannya. Astagfirullah. Mungkin gara-gara sebelum-sebelumnya kelewat santai, jadi ditegur gini. Astagfirullah. Maafkan hamba-Mu ini Ya Allah.

Mohon doanya ya blogger sekalian. Semoga dimudahkan, dilancarkan, dan sukses sidang saya tanggal 8 nanti. Aamiin.