CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 26 April 2019

when your order expired

Dua hari lalu (24/04) memesan return ticket di aplikasi tiket(dot)com, lumayan ada potongan harga hingga 300ribu. Kala itu sudah melakukan pembayaran BRIVA. Transaksi ibanking hampir gagal akibat koneksi internet, tapi setelah logout mendapat pesan notifikasi bahwa transaksi berhasil. Namun, eticket tak kunjung diterbitkan.

Waktu pesan menumpang via aplikasi seorang kakak karena kesulitan mengganti detail pemesan pada aplikasi sendiri. Alhasil membuat dia panik. Me? Cenderung santai, hanya sedikit cemas karena seorang teman pernah mengalami kejadian serupa saat promo gledek bulan lalu. Eticketnya baru terbit H+5, status pemesanan eticket processing. Deg.

Tiket yang saya pesan untuk keberangkatan Minggu (28/04). Kalau lima hari kemudian eticket baru terbit hanguslah perjalanan saya. Status pada aplikasi pun pesanan sudah kadaluarsa. Berkali-kali menghubungi cs, via email, whatsapp, dan telepon pada hari memesan. Nihil. Tak ada respon. Sambungan telepon cs tak bersambut, disarankan mesin penjawab untuk hubungi via whatsapp.

Hari berikutnya mencoba menghubungi cs lagi via email dan whatsapp. Tetap tak kunjung mendapat balasan. I was not in a good shape that morning. Hingga tidak begitu memikirkan. Worse case-nya ya paling tinggal memesan return ticket ulang. Sorenya disarankan kakak yang direpotin buat hubungi pihak bank bahwa transaksi gagal, saldo terpotong. Setengah mengiyakan. Namun, sore itu diminta memikirkan hal lain dan malamnya reroute menonton Endgame. Terlupakanlah itu menelpon cs bank, rencana besoknya saja langsung bertemu fisik.

Kabar baik sebelum subuh Jumat (26/04) whatsapp dibalas cs tiket(dot)com; diminta mengirimkan screenshot bukti pembayaran. Beruntung belum menghubungi cs bank hari sebelumnya. Jumat pagi sekitar jam sembilan mendapat telepon tiket(dot)com bahwa transaksi pembayaran sudah diterima, tapi tiket gagal issued. Ditawarkan dua opsi apakah dibantu pemesanan tiket ulang atau refund. Setelah berpikir sejenak saya memilih opsi pertama dan cs-nya pun membantu mengecek ketersediaan jadwal penerbangan maskpai yang dipilih. 

Setelah konfirmasi detail pemesan dan jadwal diterima, diberitahukan bahwa tiket akan diproses dalam satu jam. Jika tiket yang dipesankan lebih mahal dari yang sebelumnya dipesan, kelebihannya akan ditanggung pihak mereka. Betapa leganya mendapatkan eticket kurang dari satu jam yang dijanjikan. Intinya belajar tidak tergesa-gesa dalam bertindak. Jika sendiri terasa berat, libatkan beberapa kepala untuk berpikir. YNWA.

Sabtu, 06 April 2019

Aroma Karsa

Judul: Aroma Karsa
Penulis: Dee Lestari
Penerbit: Bentang Pustaka
Terbit: 2018
Tebal: 724 halaman

Dari sebuah lontar kuno, Raras Prayagung mengetahui bahwa Puspa Karsa yang dikenalnya sebagai dongeng, ternyata tanaman sungguhan yang tersembunyi di tempat rahasia.

Obsesi Raras memburu Puspa Karsa, bunga sakti yang konon mampu mengendalikan kehendak dan cuma bisa diidentifikasi melalui aroma, mempertemukannya dengan Jati Wesi.

Jati memiliki penciuman luar biasa. Di TPA Bantar Gebang, tempatnya tumbuh besar, ia dijuluki si Hidung Tikus. Dari berbagai pekerjaan yang dilakoninya untuk bertahan hidup, satu yang paling Jati banggakan, yakni meracik parfum.

Kemampuan Jati memikat Raras. Bukan hanya mempekerjakan Jati di perusahaannya, Raras ikut mengundang Jati masuk ke dalam kehidupan pribadinya. Bertemulah Jati dengan Tanaya Suma, anak tunggal Raras, yang memiliki kemampuan serupa dengannya.

Semakin jauh Jati terlibat dengan keluarga Prayagung dan Puspa Karsa, semakin banyak misteri yang ia temukan, tentang dirinya dan masa lalu yang tak pernah ia tahu.

***

Sudah lama sekali tidak menyentuh karya Dee. Pun hanya mengecap Madre dan Perahu Kertas sekitar 6-7 tahun yang lalu. Sampai sekarang belum menguatkan diri menyelami seri Supernova-nya, khawatir tenggelam gagal paham :p

Pertama kali disuguhi buku setebal ini menciutkan selera membaca seketika. Membaca bab-bab awal pun terasa membosankan, saraf olfaktori belum tune in dengan dunia aroma. Seiring perkembangan karakter, makin lama makin dibuat candu, menagih, terlebih saat petualangan mencari Puspa Karsa dimulai; dibuat tidak beranjak.

Bagi yang suka fantasi mungkin cocok dengan buku ini, melatih imajinasi dengan kadar yang sulit ditakar, menguji kepekaan indra penciuman. Tidak habis pikir penjabaran aneka aroma yang dijejalkan. Terselip dongeng berlatar sejarah, ditambah sentuhan Bahasa Jawa kuno. Tidak sepakat romansa Jati-Suma tidak terkesan vulgar :p Haha.

Plot twist endingnya patut diacungi jempol. Sempat terkena efek samping; dibuat penasaran dengan Gunung Lawu, apakah benar mistis dan menyimpan sejarah yang tak tertulis dimana pun. Tulisan Dee terkesan apik dan kaya akan riset. Menarik dengan diksi yang tidak lazim.
"Badanmu ringan. Pikiranmu yang berat." - hlm. 624