CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 17 September 2013

Dibalik Layar :"

Mungkin ada yang bertanya-tanya tentang postinganku 2 minggu lalu yang cuma berisi emot :" dan karena komennya ga dibales-bales dia sampe ngepo twit trus sms. Thank you so muah buat perhatiannya beb :*

Sebelumnya ga lagi dalam mode show up, jadi belum menghasilkan postingan apapun, ditambah banyak bumbu males juga sih sebenernya. Hehehe. Tapi hari ini aku berhasil move on dari si males. Uyeah. Skip. Fokus dibalik postingan emot itu ya :"

Pernah ngerasa deket banget sama kematian ga? Waktu itu, ya, waktu itu ngerasa deket banget. Baru kali ini liat prosesi pemakaman gitu secara utuh :" Karena keluarga deket yang meninggal :" dan aku sudah cukup berumur untuk mengerti :"

Pagi itu pulang dari nganter adingku sekolah dapet kabar itu. Salah satu nenekku di Gambut meninggal. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami biasanya memanggil beliau Nini Darat. Beliau memang sudah lama sakit, penyakit tua. Sudah lama hanya bisa berbaring di kasur, biasanya acilku yang mengurus beliau dan aku sekali-kali menengok kalau lagi pulang. Dan pulang kali ini menjadi saat terakhir melihat beliau :"

Dari kecil sering main ke sana diajak abahku. Disanalah aku belajar mancing ikan pakai unjun sederhana yang terbuat dari bambu kecil. Disana juga belajar mehancau (istilah untuk menjaring ikan) bahkan turun ke kali saat airnya surut untuk 'menangguk' ikan-ikan. Rumah nenekku itu deket sawah. Persis di belakang rumahnya terhampar ratusan hektar sawah. Di sana aku juga pernah 'mengatam' (istilah memanen padi dengan alat tradisional berupa silet yang dijepit diantara kayu). Waktu SMA rasanya, aku pernah menuliskan ceritanya di jejaring facebo*k dalam note Nasib Sebutir Padi. Sejak itu bener-bener menghargai butir-butir nasi yang dimakan mengingat betapa sulit prosesnya dari awal hingga akhir :" Banyak pengalaman yang kudapatkan disana. Gini-gini dulu pernah jadi bolang juga :D

Hmm. Pengalaman yang paling ku ingat waktu ga sengaja 'menyenggol' mangga kesayangan beliau. Belum mateng, tapi karena waktu itu main-main ga segaja kesenggol, jatoh deh dan beliau kayaknya meraju. Maafkan cucumu yang dulu nakal ya nek :" Habis itu habis lah stok main-mainnya, jadi takut-takut gitu main ke sana lagi. Sampai beliin mangga juga. Tapi tetep aja ga enak :"

Sekarang beliau udah kembali. Semoga diterima di sisi-Nya. Semoga amal ibadah beliau diterima. Semoga dilapangkan dan diterangi kuburnya. Aamiin. Ku titipkan doaku pada-Mu Ya Allah :"

Senin, 09 September 2013

Betapa Susahnya Nyari Uang

Hmm aku rasa udah pada tau kan gimana susahnya nyari uang. Liat aja sekelilingnya :') Liat perjuangan orang tuanya masing-masing :') Udah berapa tahun dibiayai? Berapa banyak biaya kuliahnya? :') Masih tega kah menghamburkannya dengan tidak bijak? *self reminder

Kehidupan itu keras. Ya. Di hari kemudian kita juga mungkin akan mengalami pahit getirnya mencari pekerjaan demi mendapatkan sedikit uang. Tadi pagi diingetin orang tua untuk senantiasa bersyukur. Cuma duduk-duduk santai tiap bulan dapat jatah uang id yang lumayan. Walaupun kadang telat. Harus tetep bersyukur. Alhamdulillah. Inget, di luar sana ada yang susah payah membanting tulang seharian demi mencari sesuap nasi. Inget, tugasnya cuma belajar :') Jangan males ya, oke?
"Berlelah-lelahlah, karena nikmatnya hidup akan terasa setelah nikmatnya berjuang."
Semangaaat. Going the extra miles. Melebihkan usaha di atas rata-rata. Ga ada yang sia-sia. Sekecil apapun pasti tetep ada nilainya. Jangan lelah berbuat baik. Yuk, senantiasa berprasangka baik.

Bersyukur masih bisa liat matahari terbit tadi pagi. Bersyukur masih diberi nafas kehidupan. Bersyukur diberi nikmat iman, diberi nikmat Islam. Bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan selama ini. Udah Sholat Dhuha hari ini? Semoga nikmatnya ditambahkan. Aamiin :')

Waktu senantiasa bergulir, umur kita senantiasa bertambah dan orang tua beranjak semakin tua. Jangan lupa apa yang sudah orang tua ajarkan. Sadar diri ya. Jangan mengeluh jika disuruh ini-itu :')
“Karena kecemasan berlebih orang tua adalah salah satu gangguan terindah yang pernah ada” - Raditya Dika

Sabtu, 07 September 2013

Doa dalam Diam

Hmm karena kebetulan ada temen yang nanya jadi inget pernah baca tulisan ini dari postingan seorang temen. Bermula dari tweet ini :
Nah, intinya tulisan di bawah ini yang melatarbelakangi tweet ku di atas. Emang iya? Kenapa emangnya? Well, tulisan di bawah rasanya cukup untuk menjawabnya. Semoga bermanfaat :)

Bismillah
Ada yang lebih baik daripada ucapan “happy b’day or wish u all the best” atau mengucapkan SELAMAT HARI ULANG TAHUN atau agak “islami” dikit MET MILAD ??

Kita menganggap diantara bentuk kebaikan/perhatian yang kita ungkapkan kepada orang lain adalah memberinya ucapan selamat di hari ulang tahunnya. Sebagai seorang muslim sebaiknya kita tinggalkan, kebiasaan ini, karena mengucapkan “selamat ulang tahun (dan sejenisnya)” bukanlah tradisi Islam.

Dan hari raya di dalam Islam hanyalah dua: yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Adapun selain keduanya dari berbagai perayaan apakah yang berhubungan dengan seseorang, sekelompok orang, atau satu kejadian, atau dengan makna apa saja, maka itu merupakan perayaan-perayaan yang baru dalam agama, Dan telah shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda:
dalam hadits riwayat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu :
Nabi shallallahu alaihi wasallam datang ke Madinah dan ketika itu penduduk Madinah memiliki dua hari raya yang mereka bisa bersenang-senang di dalamnya pada masa jahiliyyah, maka beliau bersabda : “Aku datang pada kalian dalam keadaan kalian memiliki dua hari raya yang kalian bersenang-senang di dalamnya pada masa jahiliyyah. Dan sungguh Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari tersebut dengan yang lebih baik yaitu hari Nahr (Iedul Adha) dan Iedul Fitri.”
(HR Ahmad, Abu Daud, Nasa’i dan Baghawi)
Tidak boleh bagi Kaum Muslimin melakukannya, menyetujuinya, dan menampakkan kegembiraan dengannya, atau membantunya dengan sesuatu. Sebab hal tersebut termasuk ke dalam sikap melanggar batasan-batasan Allah, dan barangsiapa yang melanggar batasan-batasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka sungguh dia telah menzhalimi dirinya sendiri. Apabila perayaan yang diada-adakan tersebut berasal dari perayaan orang-orang kafir, maka ini berarti dosa di atas dosa, sebab menyerupai mereka, dan itu merupakan bentuk loyalitasnya kepada mereka. Dan sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah melarang Kaum Mukminin menyerupai mereka dan bersikap loyal kepada mereka dalam kitab-Nya yang agung. Dan telah shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda:
" Barangsiapa yang menyerupai satu kaum, maka dia termasuk mereka ”
(HR.Abu Dawud dari Abdullah bin Umar)
Islam hadir dengan solusi mu’amalah (interaksi sosial) yang jauh lebih baik, yakni do’a. Ya, mendoakan kebaikan bagi kawan atau siapapun orang yang kita sayangi, sebagai bentuk perhatian kita pada orang tersebut. Namun, JANGANLAH kita mendoakan orang lain HANYA pada saat di hari ultahnya saja atau jangan kita mengkhususkan hari tersebut. Hendaknya kita mendoakan orang lain kapan saja.

Nah, kali ini akan saya coba angkat sebuah tuntunan agung dalam mendoakan orang lain.
Al-Imam Muslim rohimahulloh meletakkan beberapa hadits dalam kitab Shohih-nya, yang kemudian diberi judul oleh Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i rohimahulloh :
“Keutamaan doa untuk kaum muslimin dengan tanpa sepengetahuan dan kehadiran mereka.”
Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam bersabda dalam hadits dari shahabiyah Ummud Darda`rodhiyallohu ‘anha :
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ
عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Doa seorang muslim kepada saudaranya secara rahasia dan tidak hadir di hadapannya adalah sangat dikabulkan. Di sisinya ada seorang malaikat yang ditunjuk oleh Alloh. Setiap kali ia berdoa untuk saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut berkata (kepadanya): “Ya Alloh, kabulkanlah, dan (semoga) bagimu juga (mendapatkan balasan) yang semisalnya.” (HR. Muslim)
Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh menjelaskan hadits diatas dalam kitabnya, Al-Minhaj, dengan mengatakan : “Makna بظهر الغيب adalah tanpa kehadiran orang yang didoakan di hadapannya dan tanpa sepengetahuannya. Amalan yang seperti ini benar-benar menunjukkan di dalam keikhlasannya. Dan dahulu sebagian para salaf jika menginginkan suatu doa bagi dirinya sendiri, maka iapun akan berdoa dengan doa tersebut bagi saudaranya sesama muslim dikarenakan amalan tersebut sangat dikabulkan dan ia akan mendapatkan balasan yang semisalnya.”

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh menjelaskan : “Bahwasanya jika seseorang mendoakan saudaranya (sesama muslim) dengan tanpa sepengetahuan dan kehadiran saudaranya di hadapannya. Seorang malaikat berkata, ‘Amin (Ya Alloh, kabulkanlah), dan bagimu juga (mendapatkan balasan) yang semisalnya.’ Maka malaikat akan mengaminkan atas doamu jika engkau mendoakan bagi saudaramu tanpa sepengetahuan dan kehadirannya.”
 
***

Subhanallah, demikianlah salah satu dari sekian banyak keindahan islam, keagungan sunnah. Ketika kita mendoakan orang lain TANPA SEPENGETAHUAN orang tersebut maka malaikat akan meng-amin-kan doa kita. Ditambah mendoakan kebaikan yang serupa pula untuk diri kita.
Ya Ayyuhal ikhwah
 
Telah berlalu beberapa “birthday reminder” kalian di facebook saya. Di suatu bulan muncul pula “birthday reminder” saya di facebook kalian atau kalian ingat ulang tahun anggota keluarga saya, seperti anak-anak saya. Namun kali ini indahnya persahabatan kita tidaklah diukur dari siapa yang lebih dulu mengetik ucapan-ucapan selamat di wall saat ulang tahun akan tetapi yang jauh lebih penting dari hal itu adalah siapa yang paling tulus mendoakan semoga Alloh memberi kita hati yang tulus dan ikhlas untuk berdoa.

Mungkin saya tidak selalu ada saat kalian bahagia. Dan saya pun sering tidak ada saat kalian berduka. Namun ketidakhadiran itu tidaklah berarti ketidakpedulian. Yakinlah kawan, insya Alloh, doa saya bersama kalian. Kemudian, saya tidaklah sebaik ‘Umar ibn Khoththob, bahkan sangat jauh. Namun, saya harap bisa mempunyai kawan yang mewariskan keutamaan Uwais Al-Qorni. Ya, Uwais Al-Qorni, seorang yang tidak terkenal di dunia. Tetapi namanya, suaranya, doanya sangat dikenal oleh penduduk langit sana.
 
Ya Ayyuhal ikhwah,
Doakan saya. Semoga malaikat-Nya mendoakan kalian juga. Dan semoga Alloh ‘Azza wa Jalla, mengabulkan doa kita semua. Aamiin :)

Kamis, 05 September 2013

GQT

"Have you ever felt a potential love for someone?

Like, you don’t actually love them and you know you don’t, but you know you could. You realize that you could easily fall in love with them. It’s almost like the bud of a flower, ready to blossom but it’s just not quite there yet. And you like them a lot, you really do. You think about them often, but you don’t love them. You could, though. You know you could. Have you ever felt a potential love for someone?"

Great Quote Today. Hahaha. Re-write from SH.
Ah. Pernahkah? Hmm kayaknya sih pernah. Mehehe. Potential love ya. How about you? >.<

Rabu, 04 September 2013

Selasa, 03 September 2013

A Gentleman's Dignity

Drama yang baru-baru ini ku tamatkan. Udah lama sebenernya mulai nontonnya tapi gara-gara sempat ilfil awalnya jadi baru diselesaikan sekarang. Yang bikin tertarik nonton drama ini tuh karena ada Jong Hyun (CN Blue). Taunya dia bukan pemeran utama, pemeran utamanya malah om-om. Hahaha. Pas episode 13+ baru semangat nontonnya, Jong Hyunnya makin banyak muncul :3

Comedy Romance. Kocak, apalagi prolog-prolognya. Suka. Hahaha. Tapi om-omnya ketuaan waktu meranin flashback zaman SMAnya. Tetep seru tapi. Ada bonus Soo Young (SNSD) sama Yong Hwa  (CN Blue) juga muncul di sini :3

Dramanya bercerita tentang kehidupan 4 om-om itu sama pasangannya. Kompleks, gimana ya, masing-masing punya cerita yang ... ah, susah dijelaskan, lebih asik nonton sediri deh :D

Om-om pertama Kim Do Jin, pria yang katanya seperti bunga, over-confident menurutku, terlalu percaya diri, Ini tokoh yang membuatku ilfil awalnya, playboy dan banyak adegan dewasanya. Hahaha. Belum cukup umur sih *plak. Tapi ya terlepas dari semua itu, menurutku kisah cintanya yang paling disorot, paling romantis, cinta bertepuk sebelah tangannya, tentang sepatu itu, usahanya setia hanya pada satu wanita dan sampai muncul Colin. Ah, super envy sama Guru Seo Yi Soo, apalagi bagian proposenya. Aaaa, mau juga dong dibuatin rumah masa depan gitu, pasangannya arsitek sih ya :3

Om-om kedua Im Tae San, kakaknya Me Ah Ri, arsitek juga temen satu perusahaannya Om Do Jin. Menurutku dia yang paling keliatan tua. Hahaha. Apalagi ya, lanjut ke om-om ketiga aja ya, ada Lee Jung Rok, satu-satu yang sudah beristri. Ini level playboynya parah banget, sering ngelepasin cincin kawinnya, dan di saat itu pula pasti ketangkap basah sama istrinya. Adengan nelan cincin itu koplak banget, sampai dirotgen cincinnya ada di paru-parunya. Hahaha. Kocak. Udah mau diceraikan berkali-kali juga dan pas istrinya minta cerai yang terakhir, reaksi om Jung Rok membagi 1/3 setiap aset itu sukses bikin ngakak. Wkwk.

Om-om terakhir Choi Yoon, yang keliatannya paling muda, kalau disuruh milih suka tokoh ini deh, yang paling pinter, pengacara pula. 'Buat seolah-olah sudah minum sedikit, buat seolah-olah makanannya sudah dimakan sedikit.' Om ini nakal juga untuk membuat alibi om Jung Rok agar ga ketahuan istrinya. Hahaha. Patut diacungi jempol juga adegan dia niru dance SNSD itu. Kocak, imej coolnya langsung runtuh. Hahaha. Tapi kisah cintanya sedih eh, istrinya meninggal. Di sisi lain ada Me Ah Ri yang sangat mencintainya tapi dia harus menahannya dan berpura-pura tidak mencintainya demi persahabatannya dengan Im Tae San. Tapi yang namanya cinta, harus diperjuangkan dong ya :D

Ah, banyak banget adegan yang berkesan yang ga mungkin ku ekspos disini semua, nanti dibilang spoiler. Pfft. Paling suka persahabatan mereka juga. Keren gitu, persahabatan mereka posisinya lebih di atas dibanding cinta. Selalu ada satu sama lain. Saling bantu. Saling menyemangati. Di saat sedih maupun senang. Ada aja cara mereka berempat untuk saling menghibur. Yang paling menyentuh waktu istri om Yoon meninggal, ketiga temannya itu langsung lari meninggalkan urusannya demi om Yoon. Salut. Waktu membantu Guru Seo mereka mengaku oppa-oppanya, waktu menyemangati Se Ra di turnamen, waktu menghibur om Do Jin, dan masih banyak lagi adegan yang seru. Ditonton ya. Jong Hyun juga ada nyanyi disini *eh :3

Collin : aku kehilangan cinta pertamaku karena teman ayahku
Dong Hyub : aku kehilangan cinta pertamaku karena ayah temanku

Pfft. Selain Jong Hyun, Kim Woo Bin lumayan juga  :3

Persahabatan keempat om-om itu berumur 20 tahunan lebih, di setiap umur 20, 30, dan 40 itu mereka foto studio gitu. Nanti kita gitu juga yuk tens :3

Senin, 02 September 2013

Pulau Kembang

Well, ini lanjutan cerita dari Pasar Terapung. Pulau Kembang adalah delta yang terletak di tengah sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Pulau Kembang juga merupakan habitat bagi kera ekor panjang/monyet dan beberapa jenis burung. (Sumber: Wikipedia)

Saat bertandang ke objek wisata ini kalian pasti langsung disambut oleh segerombolan monyet. Jadi, sebelumnya jangan lupa amankan barang-barang kalian sebelum mereka ambil. Pfft. Tapi jangan khawatir, di sini ada ibu-ibu yang jagain, sebut saja 'pawang'nya. Hahaha. Selama berkeliling kalian akan ditemenin ibunya, trus juga diajarin kalau mau ngasih makan monyet-monyetnya.


Ohiya, biaya masuk ke Pulau Kembang Rp 5.000,-/orang untuk turis lokal. Kalau turis asing lebih mahal rasanya, lupa tepatnya berapa. Hehehe.

Gambar di sambing itu kami nyoba ngasih makan monyetnya. Gampang kok, ga perlu takut, tinggal taroh makanannya (re: kacang) di tangan kita trus deketin ke monyetnya. Mereka nanti ngambil sendiri :D



Lalu kami masuk ke hutannya. Keliling-keliling dan ternyata di dalamnya juga ada monyetnya, walaupun ga sebanyak di depan pintu masuk tadi. Lucu ada monyet yang tidur di atas pohon XD










Di dalam hutannya juga ada semacam altar/kuil gitu dan kami semua foto di sana bareng beberapa monyet yang sudah disuap sama kacang XD

  Ga ketinggalan foto sendiri >.<
 Setelah berputar inilah muara kami, balik ke tepian sungai Barito lagi. Dari kiri ke kanan : Vero, Gina, Dian, Vya, Aku, Cici. Selamat liburan guys XD